Iptek

Mahasiswa Biologi UNP Kembangkan Inovasi Toga Berbasis Barcode

2
×

Mahasiswa Biologi UNP Kembangkan Inovasi Toga Berbasis Barcode

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com – Padang Panjang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Program Studi Biologi Universitas Negeri Padang (UNP) berhasil menciptakan inovasi Toga Berbasis Barcode yang revolusioner (19/7).

Inovasi ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai tanaman obat tradisional yang ada di Kelurahan Koto Panjang dan sekitarnya. Tim mahasiswa KKN yang terdiri dari

Sebanyak 20 orang tim KKN UNP selama satu bulan, bekerja sama dengan warga Kelurahan Koto Panjang untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan berbagai jenis tanaman obat yang memiliki khasiat potensial.

Mahasiswa bergabung dengan komunitas lokal untuk memahami praktik penggunaan tanaman obat tradisional dalam pengobatan dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Rektor Krismadinata Lantik Sejumlah Pejabat Baru UNP

Mereka menciptakan sebuah aplikasi berbasis barcode yang dapat diakses melalui perangkat pintar, seperti smartphone, untuk memberikan informasi lengkap tentang tanaman obat yang dikenali.

Restu salah satu mahasiswa KKN mengatakan, “Tujuan utama dari inovasi toga berbasis barcode ini adalah untuk memberikan informasi yang akurat dan komprehensif tentang tanaman obat kepada masyarakat. Dengan sistem ini, pengguna dapat dengan mudah mengidentifikasi tanaman obat yang ditemui di sekitar mereka dan mengetahui manfaat serta cara penggunaannya secara tepat.”

Baca Juga  UNP dan TGSU Tiongkok Tandatangani Kerjasama Kegiatan

Sementara, Wirajaya Septikha, Selaku Lurah di Kelurahan Koto Panjang, menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN ini.

Ia berharap, Inovasi toga berbasis barcode ini akan membantu kami untuk memahami lebih banyak tentang tanaman obat yang selama ini telah digunakan secara turun-temurun. “Semoga ini dapat meningkatkan kualitas pengobatan tradisional yang kami jalani sehari-hari.”

Sedangkan, Resti Fevria M.P selaku dosen pembimbing KKN berharap inovasi toga berbasis barcode ini dapat memberikan kontribusi dalam pelestarian dan pengembangan penggunaan tanaman obat tradisional. (hum)