Iwosumbar.com, Padang- Guna mengatasi terjadi genangan air jika hujan deras tiba, Pemko Padang melakukan pemasangan biopori di Lapangan Upacara Balaikota Aia Pacah, Rabu kemarin.
Wali Kota Padang Hendri Septa beserta Wakil Wali Kota Ekos Albar serta unsur Forkopimda turut melakukan pemasangan biopori.
Biopori merupakan lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah. Lubang biopori berfungsi sebagai lubang resapan dan dibuat dengan tujuan untuk mengatasi genangan air.
Kasatpol PP Padang Mursalim yang juga turut mengatakan,
jika terjadi curah hujan yang deras dan lama, sebagian besar air masuk ke dalam got dan langsung ke sungai. Tidak banyak air yang meresap ke dalam tanah.
“Hal inilah yang menyebabkan terjadinya banjir. Apalagi ada sebagian wilayah Kota Padang yang berada di bawah permukaan laut, ” katanya .
Pemasangan biopori sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Padang melalui Satpol PP untuk memberikan perlindungan masyarakat agar tidak terjadi banjir ketika hujan dengan curah yang tinggi dan dalam waktu yang lama.
Mursalim mengatakan, cara kerja biopori dengan meningkatkan daya resap tanah. Biopori dibuat dengan melubangi tanah dan menimbunnya dengan menggunakan sampah organik.
Kepada warga kota juga dihimbau untuk membuat biopori. Apalagi kini air yang jatuh dari langit tidak semuanya teresap di tanah. (ch)





