Iwosumbar.com, Padang —Pemerintah Kota (Pemko) Padang akan serius dalam penanganan aksi tawaran remaja serta balapan liar.
Hal itu dibahas dalam pertemuan bersama antara Forkopimda dan Kepala – Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), serta Komite Sekolah se-Kota Padang di Gedung Youth Center, Jumat (26/6/2023).
Acara yang didagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang ini mengangkat tema “Stop Tawuran dan Balap Liar, Jalin Silaturahmi Raih Prestasi untuk Masa Depanmu Nanti”.
Diawal Wali Kota Hendri Septa menjelaskan, guna mengantisipasi aksi tawuran dan balap liar, diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan orangtua. Sehingga ke depan tidak ada lagi korban jiwa.
“Kita tentunya menginginkan generasi yang hebat, soleh dan soleha. Sebab, anak-anak inilah yang akan menggantikan kita di masa yang akan datang,” kata Wako.
Dikatakan Pengawasan tidak bisa dilakukan oleh Pemko sendiri tentunya bersama sama dengan sekolah juga para orang tua harus turut berpartisipasi dalam mencegah kenakalan.
Kepada siswa yang kedapatan melakukan tawuran akan diberi ganjaran. Terhadap balap liar, jelas Wako Hendri Septa, direncakan akan menahan motor yang bersangkutan selama satu bulan.
“Kita seriuskan dalam hal ini. Kita juga tidak menginginkan hal ini terjadi kembali. Kita tidak ingin adanya korban, jangan menunggu korban. Komitmen ini harus jalan dari sekarang,” ujarnya. (**)





