Iwosumbar.com, Padang – Kementerian Pertanian Yasin Limpo mengatakan, Sumatera Barat Sumbar merupakan provinsi dengan pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) terbaik.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi dalam acara temu profesi petani milenial, di Bagindo Aziz Chan Balai Kota Padang, Sabtu (10/6).
“Sejauh saya mengikuti Penas KTNA sejak 2009, Sumbar adalah provinsi yang benar-benar siap. Selama itu saya belum absen agenda Penas KTNA, Padang adalah kota paling siap penyelenggaraannya,” katanya.
Ia mengungkapkan selain masalah persiapan dalam penyelenggaraan, yang membedakan Penas KTNA ke-XVI ini adalah tindak lanjut pembangunan pertanian. Dikata Sumbar termasuk provinsi yang berkontribusi dalam pembangunan pertanian di Indonesia.
Dalam agenda pertemuan dengan petani milenial itu, ia mengungkapkan petani di Indonesia didominasi oleh petani berusia 45 tahun ke atas.
Sehingga perlunya pengembangan untuk petani berusia di bawah 45 tahun. Karena petani milenial adalah generasi yang mampu mengoptimalkan produk pertanian dengan berbagai teknologi yang sudah dipelajari.
Sementara, Gubernur Sumbar menyebutkan tantangan dalam pertanian ke depan tidak hanya di Indonesia, namun juga akan terjadi pergolakan pertanian di dunia. Maka setiap pemerintah daerah harus mengoptimalkan pengembangan sektor ini.
“Pertanian salah satu sektor yang tidak berdampak pesat saat pandemi. Dengan pertemuan bersama petani milenial ini harapan kita akan ada langkah percepatan yang bisa kita lakukan bersama,” kata gubernur .
Sedangkan Wali Kota Padang Hendri Septa menyebutkan pertemuan ini diharapkan mampu menjadi ajang transfer ilmu bagi generasi muda yang cinta sektor pertanian.
“Harapan kami, bagaimana generasi muda mencintai pertanian dan perikanan. Kita harus optimalkan berbagi ilmu dan informasi dari pakar”ujarnya. (**)





