Iwosumbar.com, Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) terpilih satu-satunya perguruan tinggi di Sumatera yang sebagai penyelenggara CIfest Roadshow 2023. Kegiatan CIfest dengan tema “Gagasanku, Integritas Kampusku” ini diadakan di Aula FMIPA UNP, Selasa (24/5).
Kegiatan ini didukung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membangun integritas dan sikap anti-korupsi di lingkungan kampus.
Hadir dalam kegiatan ini Rektor, Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Aida Ratna Zulaiha, S.P., M.M, Wakil Rektor IV, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Kepala Badan, Kepala Biro, Kepala Kantor, pengurus Ormawa, dan perwakilan Mahasiswa dari masing-masing Fakultas.
Wakil Rektor IV UNP, Prof. Dr. Yasri, M.S dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh sivitas akademika dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa harus menanamkan nilai integritas sedari dini.
Saat ini UNP sudah melaksanakan zona integritas melalui Reformasi Birorkasi dengan menerapkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)- Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Saat ini, segala sistem dan pelayanan di UNP sudah bebasis daring dengan menerapkan e-manajemen.
“Melalui acara ini sivitas akademika dituntut untuk lebih berinovasi dan menanamkan nilai integritas dengan mengimplementasikannya dalam Tridharma perguruan tinggi”.
Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Aida Ratna Zulaiha, S.P., M.M. CIfest mengatakan banwa kegiatan CIfest ini sebelumnya dikenal Festival Integritas Kampus yang merupakan ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh KPK.
CIFest ini bertujuan untuk menggali ide, gagasan dari para mahasiswa yang dituangkan dalam program inovatif berupa kompetisi nasional yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiwa secara nasional.
Kegiatan ini perdana dilaksanakanan di Kota Padang, setelah ini akan diadakan di UNAIR Surabaya dan UNPATI Ambon. Pemilihan UNP sebagi lokasi roadshow pertama merupakan komitmen rektor untuk dapat menguatkan ekosistem dan integritas kampus.
Direktur Jejaring Pendidikan KPK menyampaikan bahwa KPK memiliki 3 strategi dalam memberantas korupsi yakni strategi penindakan, strategi pencegahan, dan strategi pendidikan dengan menanamkan nilai-nilai sadar anti korupsi.
“Mahasiswa sebagai agen intelektual perubahan. Saya mengajak berperan aktif dan mengambil kesempatan untuk mengikut kompetisi ini,” kata Aida Ratna
Rektor Ganefri, Ph.D dalam sambutannya secara daring menyampaikan apresiasi dan gagasan sangat inovatif dalam menumbuhkembangkan integritas di perguruan tinggi.
Mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa bisa menjadi role model bagi masyarakat dan merupakan center of excellence dalam membangun integritas bangsa, kalau kampus sudah memiliki integritas pasti akan berdampak kepada masyarakat dan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, ” katanya. (**)





