Peristiwa

Pesantren Ramadan Resmi Ditutup

1
×

Pesantren Ramadan Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang- Pesantren Ramadan Kota Padang tahun 1444 H / 2023 M resmi ditutup Wali Kota Padang Hendri Septa, Selasa (18/4/2023). Ditutup Wako di Mesjid mujahid Purus Baru selasa (18/4)

Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan Pesantren Ramadan berjalan lancar selama 23 hari selama bulan suci Ramadan.

“Kita bersyukur, Allah SWT telah melancarkan kegiatan Pesantren Ramadan selama 23 hari dalam bulan suci Ramadan,” ucapnya.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengaku sangat senang menutup Pesantren Ramadan di saat selesai salat subuh langsung didampingi oleh orangtua siswa dan siswi yang mengikuti Pesantren Ramadan.

“Saya sangat senang sekali pada tahun ini dapat menutup Pesantren Ramadan ketika selesai salat subuh, dimana pada tahun sebelumnya selalu ditutup selesai salat Isya dan taraweh. Akan tetapi tahun ini ditutup ketika selesai salat subuh berjamaah dan sekaligus siswa dan siswi langsung didampingi oleh orangtuanya,” terangnya.

Baca Juga  Ini Pemenang Lomba Karya Jurnalistik Kebudayaan Tionghoa 2023

Hendri Septa menyampaikan sebanyak 1.394 masjid dan musala di Kota Padang sudah melaksanakan Pesantren Ramadan yang diikuti lebih kurang lebih 90.000 siswa dan siswi SD, SMP, Madrasah dan SMA Negeri se-Kota Padang.

“Alhamdulillah selama bulan suci Ramadan ini telah dilaksanakan Pesantren Ramadan kurang lebih 90.000 siswa dan siswi SD, SMP, Madrasah dan SMA Negeri se Kota Padang di 1.394 masjid dan musala yang ada di Kota Padang ini,” paparnya.

Di sisi lain, Wali Kota Padang Hendri Septa bangga selama Pesantren Ramadan dilaksanakan ada yang sudah hafal 2 juz Alqur’an.

Baca Juga  Ular Kobra Muncul di Kloset, Damkar Padang Turun

“Atas nama pribadi dan Pemko Padang, saya sangat bangga mendengar jawaban dari siswa dan siswi yang melaksanakan Pesantren Ramadan sudah ada yang hafal 2 Juz Alqur’an, untuk itu mari kita bersyukur kepada Allah SWT dimana generasi muda dan calon pemimpin bangsa sudah banyak mendalami dan menghafal ayat-ayat suci Alquran, ini adalah suatu bekal bagi mereka dan juga para orangtua juga bangga dan senang anak-anaknya sudah ada yang hafal Alqur’an,” tutupnya. (hum)