Iwosumbar.com, Padang – Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH beri arahan kepada personel Polres Dharmasraya, Rabu (15/3).
Dibidang pembinaan, Kapolda mengajak kepada personel untuk selalu mensyukuri apa yang sudah didapatkan. Karena katanya, keinginan orang mati ketika akan dihidupkan lagi maka hanya ada dua perbuatan, yaitu ingin berbuat baik dan bersedekah.
“Jadi polisi itu melaksanakan amar makruf nahi mungkar,” sebut Kapolda .
Kemudian katanya, harus mensyukuri menjadi polisi, polisi juga bisa menjadi kiyai tapi kiyai tidak boleh jadi polisi. Polisi dalam rangka tugas dapat masuk kesemua tempat termasuk tempat maksiat, polisi memiliki kewenangan atas nama negara dan Undang-undang.
Berkehidupan di negara Indonesia itu harus berpedoman Pancasila sebagai dasar negara dan landasan konstitusional Undang-undang Dasar 1945.
Sebagaimana diketahui, bahwa saat ini Polri mempunyai 8 program Quick Wins PRESISI,
Yakni, 1. Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Melalui Media Sosial.
2. Optimalisasi Pelayanan Publik.
3. Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul.
4. Perbaikan Interaksi Polisi dan Masyarakat di Jalan atau Area Publik.
5. Optimalisasi Pemolisian Masyarakat.
6. Meningkatkan Sinergitas TNI-Polri.
7. Penerapan Budaya Integritas dan Antikorupsi.
8. Respons Problem Akut.
9. Digitalisasi Penegakan Hukum Lalu Lintas.
Kepada seluruh personel di jajaran Polda Sumbar diminta untuk mempedomani serta melaksanakan dengan baik.
Irjen Pol Suharyono juga berpesan, agar selalu merespon setiap kegiatan kepolisian di Sumbar yang ada di Medsos (media sosial), dengan cara memberikan komentar atau memberikan tanda jempol dan harus merespon telpon 110 dari masyarakat.
“Karena kalau tidak ditanggapi akan masuk ke 110 Mabes Polri, sehingga akan mengurangi penilaian kepada Polda Sumbar,” jelasnya.
Selanjutnya, setiap personel harus mempedomani 3 Budaya malu, malu datang terlambat, malu pulang lebih awal dan malu tidak masuk kantor. (**)





