Peristiwa

Kamesworo: Mereka hanya tersesat, Pesantren Jalan Bertobat

2
×

Kamesworo: Mereka hanya tersesat, Pesantren Jalan Bertobat

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang – Pesantren Al-Inabah Lapas Kelas III Suliki baru diresmikan beberapa hari lalu, dan menjadi pusat perhatian banyak orang.

Bahkan Pemprov Sumatera Barat men-support dan bantuan juga datang dari Lembaga Pemerintahan secara materil dan moril.

“Kini Lapas Suliki sangat berbeda suasananya. Melihat secara langsung kegiatan Pesantren Lapas kini menjadi ciri khas dari Lapas Suliki. Didukung oleh BKMT, Penyuluh Agama, Kemenag Limapuluh Kota, dan Baznas Limapuluh Kota,” ujar Kalapas Suliki, Kamesworo, Kamis (9/3).

Adanya pesantren maka pembinaan kepribadian menjadi maksimal di Lapas Kelas III Suliki.

Kelas Pesantren di Lapas Kelas III Suliki dibagi menjadi 2 kelompok yaitu Kelas A dan Kelas B, pelajaran di hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu.

Baca Juga  Dosen Penjaskesrek UNP Jadi Judge di AHF Cup 2025

Pesantren bagi warga binaan mereka mempelajari Ilmu Agama seperti Ilmu Dakwah, Tafsir, Bahasa Arab, Tahfidz, Tilawah, Iqra, Tartil, Fiqih Ibadah, dan Ilmu Hadits.

Sementara para pengajar Pesantren datang dari berbagai kembaga di Kabupaten Limapuluh Kota. Di antaranya Penyuluh Agama KUA Kecamatan Suliki, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Limapuluh Kota, Pesantren An-Nahl, PP Syekh Adimin Ar-Roji (Taram).

Kepala Lapas Kamesworo mengucapkan rasa syukur atas sukses dan lancarnya proses peresmian dan berjalannya kegiatan lapas pesantren di Lembaga pemasyarakatan kelas III Suliki.

Baca Juga  Pohon Tumbang Timpa Panti Asuhan Muhammadiyah Rawang Ketaping

“Kami dari Lapas Suliki berharap lapas pesantren ini menjadi pilot project percontohan di Sumatara Barat. Semangat ini harus dijaga, agar berjalan seterusnya dan menciptakan hafidz Qur’an warga binaan Lapas Suliki,” ujar Kames.

Dikatakan, pihaknya menerima berbagai bantuan seperti 100 baju koko dari BSI cabang Tanjungpati, 20 buah Al-Qur’an dari Pemkab Limapuluh Kota serta donatur selaku Owner dari ELTA Record 60 Al-Qur’an dan Iqro.

Dan saat ini sedang proses pengajuan Alat Hapus Tato kepada Pemprov Sumbar.(*)