Peristiwa

Wako Padang Gunduli Kepala di Peringati Hari Kanker

2
×

Wako Padang Gunduli Kepala di Peringati Hari Kanker

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, PADANG – IKUT berikan simpati, rasa aman dan percaya diri kepada anak penderita kanker, Wali Kota Padang Hendri Septa berani menggunduli rambut saat acara peringati Hari Kanker Anak Internasional 2023 di Youth Center, Minggu (19/2).

Acara digelar oleh Komunitas Cahaya yang menaungi anak-anak penderita kanker dengan tema save the future, di aula gedung YCC Pemko Padang ini berlangsung meriah. Berbagai macam agenda dilaksanakan, seperti fashion show bagi anak penderita kanker, menggambar dan mendongeng.

Namun yang paling menarik adalah menggunduli kepala sebagai salah satu bentuk dukungan, penyemangat bagi anak penderita kanker. Tanpa permintaan pihak manapun, dengan spontan Wali Kota Padang Hendri Septa meminta dirinya untuk ikut digunduli.

Baca Juga  Padang, Kapolda Lepas Pasukan Patroli Skala Besar Pam Nataru

“Kami turut merasakan apa yang bapak dan ibu rasakan. Anak istimewa kita ini butuh perhatian khusus. Menggunduli kepala saya ini sebagai bentuk pendampingan, agar anak-anak kita percaya diri dan yakin bahwa mereka tidak sendiri,” kata wali kota.

Kegiatan dihadiri lebih kurang 50 anak penderita kanker ini, dihadiri sejumlah pejabat dan pihak BUMN, dibuka oleh Direktur Umum dan SDM Rumah Sakit M Djamil, dr Dovy Djanas Sp. OG (K) MARS.

Penampilan baru ini, bukan menjadi suatu hal yang menakutkan sebagai pemimpin. Bahkan Hendri Septa sempat nyeletuk menyebutkan, “sejuk”, usai tak sehelai pun rambutnya yang tersisa.

Peringatan hari kanker sedunia yang jatuh setiap 15 Februari menjadi momentum, bahwa perjuangan kanker harus didukung bersama sama.

Baca Juga  Paramadina Diskusikan Pembangunan Berorientasi Manusia Berbudaya

dr Dovy Djanas Sp. OG (K) MARS sangat mengapresiasi seluruh pihak yang memberikan perhatian pada anak dan keluarga penderita kanker.

“Penanganan anak kanker tak hanya sebatas perawatan medik tetapi Tetapi juga psiko sosial, ” ujarnya.

Yutriadi dari Kadis Kesehatan Padangpariaman yang mewakili bupati mengaku sangat mengapresiasi dan salut dengan kegiatan yang dilakukan oleh Yayasan Komunitas Cahaya dalam membantu keluarga pasien.

Kanker anak termasuk angka terbesar penyebab kematian. Khusus ketersediaan obat katanya akan menjadi prioritas untuk pengadaan, sehingga pasien dan orangtua nya tidak kewalahan untuk mendapatkan obat kemo dan sejenisnya.
(eR)