Peristiwa

Agar Pembeli Nyaman, Pasar Raya Padang Ditata & Dibersihkan

2
×

Agar Pembeli Nyaman, Pasar Raya Padang Ditata & Dibersihkan

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang —Sebanyak 3.323 pedagang yang terbagi dari toko, los, kios, dan Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di Pasar Raya Padang. UPTD Pasar Raya Padang terus berupaya agar pengunjung atau pembeli merasa nyaman saat berbelanja.

“Kita pastinya menginginkan Pasar Raya Padang nyaman saat dikunjungi pembeli,” ungkap Kepala UPTD Pasar Raya Padang, Anhal Mulya Perkasa, kepada Diskominfo Padang.

Kata Anhal, penataan dan kebersihan pasar berada di bawah kendali bidang pengawasan.

“Sebenarnya, untuk kendali penuh berada di bidang pengawasan. UPTD sendiri pro-aktif dengan bidang terkait. Bidang terkait yang dimaksud ialah bidang pengawasan dan stabilisasi yang ada,” ucap Anhal Mulya Perkasa.

Baca Juga  UMKM Expo Meriahkan Peringatan Dies Natalis IPDN ke-67

Apalagi terhadap para pedagang yang berada di titik-titik tertentu terdapat pusat keramaian.

“Semisal di pusat keramaian tersebut terdapat pedagang. Kita bakal intens melakukan komunikasi dengan koordinator kebersihan,” jelasnya.

Seperti diketahui, koordinator kebersihan memiliki tugas membantu dalam memelihara kebersihan lingkungan dan pembangunan prasarana pelestarian, serta perbaikan lingkungan hidup.

“Sebagai contoh, di Blok Inpres Satu sampai Fase IV, dikoordinatori oleh satu orang. Masing-masing blok, pastinya juga memiliki petugas kebersihannya satu orang. Begitu pula di area Pasar Raya Barat,” jelasnya.

Baca Juga  Senin KISB Gelar Anugerah KIP dan Tokoh Keterbukaan informasi

Dikatakan, UPTD bakal intens melakukan komunikasi dan meminta laporan terhadap pertugas terkait. Sehingga, ketika terjadi permasalahan dapat berkoordinasi dengan bidang terkait untuk ditindaklanjuti.

“Alhamdulillah, sedari dulu kita selalu bekerja sama semaksimal mungkin. Baik dari petugas kebersihan dalam penyapuan, penggalian riol, dan sebagainya,” lanjutnya.

Upaya UPTD dalam penataan dan menjaga kebersihan, tentunya tak terlepas dari kenyamanan pedagang dan minat pengunjung.

“Andaikan kenyamanan ini terus berlanjut, tentunya banyak konsumen, para pembeli baik itu dari lokal atau inter-lokal akan berdatangan, ” katanya.