Peristiwa

Gubernur Sambut 120 Perantau Sydney “Pulang Basamo” ke Sumbar

2
×

Gubernur Sambut 120 Perantau Sydney “Pulang Basamo” ke Sumbar

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang – Gubernur Mahyeldi sambut para perantau Minang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) dan Surau Sydney Australia (SSA) “pulang basamo” atau pulang kampung bersama ke Ranah Minang. Dan Gelar Welcome Dinner dengan Perantau Sydney, di Auditorium Istana Gubernur, Kamis (15/12).

Sebanyak 120 orang diaspora Minangkabau pulang basamo yang terdiri atas para perantau yang telah puluhan tahun menetap di Sydney dan berkeluarga di sana. Suasana
bangga terasa dimana para perantau berkesempatan memperkenalkan generasi mereka pada kampung halaman.

“Selamat datang di Ranah Minang pulang ke kampung nan tacinto,” kata gubernur.

Baca Juga  Hari Bhayangkara, Polda Sumbar gelar Fun Bike bersama

“Semoga dengan pertemuan ini, bisa meningkatkan silaturahmi yang harus selalu terjaga, menjadi pengingat bagi perantau dan untuk para generasi selanjutnya, bahwa asal nya tetaplah dari Minang,” ungkap gubernur.

Disampaikan pada tahun 2023 ini direncanakan pertemuan Minang Diaspora di Sumatera Barat.

Mudah-mudahan para tokoh dan para perantau dapat meramaikan, agar bisa mengokohkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

“Adat Salingka Nagari, itu menjadi kearifan lokal yang harus jadi pedoman di Sumatera Barat,” ujar gubernur.

Sementara, Ketua Surau Novri Latif menyebutkan bahwa SSA yang pulang ini mencerminkan para perantau-perantau Minang yang ada di seluruh dunia.

Baca Juga  Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Lubuk Kilangan

Adanya SSA ini juga dapat membantu menjalin hubungan, baik dalam budaya, pendidikan, bahkan ekonomi dengan pemerintahan minang.

“Mengingat surau ini juga tempat belajar, dan menjadi wadah bagi kami para perantau,” ujarnya.

Cerita dari para pemuda Young Generation dan Youth Generation Surau Sydney Australia, yang pertama adalah Hafizh Ridwan yang bercerita bagaimana Strategi Dakwah di Sydney Australia.

Sementara Vino Latif bercerita tentang pekerjaan anak muda di Sydney Australia, Razan Latif bercerita tentang berkuliah di Sydney Australia, dan Hanifah bercerita tentang bagaimana kehidupan muslimah di Sydney Australia. (MMC).