Nasional

UNP Gelar Seminar Nasional & Penanaman 10 Juta Pohon

1
×

UNP Gelar Seminar Nasional & Penanaman 10 Juta Pohon

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang– Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Seminar Nasional bertema “Menuju Indonesia Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat Melalui Aksi Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental Generasi Muda” bersama Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Ravik Karsidi, dimoderatori oleh Dr. Suryanef Senin (14/11) di Auditorium Kampus UNP.

Rektor UNP mengatakan gerakan nasional revoulusi mental adalah program yang dicanangkan secara nasional dan merupakan kerja sama antara forum rektor Indonesia dengan Kementerian PMK sehingga seminar gerakan nasional revolusi mental ini didukung penuh oleh Kementerian PMK.

Dikatakan juga UNP sudah tiga tahun mengikuti program ini dan tidak seluruh perguruan tinggi mempunyai kesempatan untuk mendapatkan program hibah ini.

Baca Juga  Politisasi Sains dan Riset Satu Kemunduran Kualitas Demokrasi

Prof. Dr. Ravik Karsidi, pada seminar ini menjelaskan mengenai Pandemi Covid-19. Ia menyampaikan dampak pandemi yang telah dialami oleh Indonesia. Satu Pertumbuhan ekonomi melambat produktivitas rendah. Dan Angka pengangguran naik (2020). Serta Jumlah kemiskinan bertambah (2020).

Ia juga menjelaskan mengenai Perubahan digitalisasi semenjak pandemi, dimana perubahan digitalisasi telah banyak merubah segalanya termasuk pada pekerjaan, banyak pekerjaan yang tidak memerlukan manusia karena kemajuan digitalisasi.

“Anda harus siap atas perubahan dalam kemajuan digitalisasi, jangan sampai tertindas dan tertinggal, anda jangan lelah untuk beradaptasi dengan yang baru” Tuturnya.

Prof. Dr. Ravik juga menjelaskan mengenai dampak digitalisasi, dimana terdapat

Baca Juga  Manajemen Pemasaran Bisnis Showroom Mobil Bekas Jefha Mobilindo

Ada dua dampak yang terjadi akibat digitalisasi kata Prof Ravik, yaitu ada positif dan negatif. Dampak positifnya, semakin mudahnya akses informasi. Mendorong SDM unggul yang professional. Membawa dunia pendidikan bersaing pada level dunia. Serta Disrupsi menciptakan tenaga kerja yang berkualitas dan berdaya saing.

Sedangkan Dampak negatif digitalisasi yaitu, Pendidikan tergantung pada teknologi. Terjadinya transformasi budaya. Dunia pendidikan cenderung dikuasai oleh pemilik sumber daya. Melemahnya kontrol negara terhadap dunia pendidikan

Selanjutnya acara ditutup dengan penanaman secara simbolis 10 juta pohon bersama sekolah mitra UNP yang tersebar di seluruh Indonesia melalui program PPLK dan PPG. (Hum)