Iwosumbar.com, Padang -Gubernur Sumbar, Mahyeldi Kamis (10/11) kemarin telah mengukuhkan sebanyak 62 orang sebagai Komisi Irigasi berlangsung di Grand Rocky Hotel, Kota Padang.
Komisi irigasi diketuai oleh Kepala Bapedda, Medi Iswandi, Ketua Harian I Kepala Dinas SDABK, Ketua Harian II Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Sekretaris I Kepala Bidang. Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Sumbar, Sekretaris II Kepala Bidang PJPA Dinas SDABK Sumbar, Sekretaris III Kepala UPTD
Balai Mekanisme dan Sarana Prasarana Dinas PTPH Sumbar, serta beberapa Kelompok Bidang.
Diharapkan keberadaan Komisi Irigasi Sumbar dapat menjamin ketersediaan produksi air agar sampai ke berbagai tempat guna menunjang pembangunan dan pertanian.
“Dengan dikukuhkannya Komisi Irigasi dapat menjamin produksi ketersediaan pangan dan dapat meningkatkan kondisi dan fungsi irigasi sehingga terbukanya saluran air ke berbagai tempat dan terpelihara secara baik,” tutur gubernur.
Diketahui Pemprov Sumbar telah menyediakan 10 persen anggaran pertanian terhadap irigasi, hal tersebut dikatakannya untuk menjawab tantangan dari Presiden RI, Joko Widodo, terhadap ketersediaan pangan.
Menurut gubernur keberadaan Komisi Irigasi sangat penting, yaitu sebagai motor penggerak berfungsinya pengelolaan irigasi, disamping komponen, produktivitas prasarana fisik padi, sarana penunjang, organisasi personalia, P3A dan dokumentasi.
Kepala Bappeda, Medi Iswandi, selaku Ketua Komisi Irigasi mengatakan tujuan komisi irigasi adalah untuk bekerja merumuskan kebijakan strategi guna mempertahankan kondisi dan fungsi irigasi, sehingga dapat menjaga dan meningkatkan kesinambungan produksi pangan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (MC)





