Iptek

FBS UNP -UPI Bandung Lakukan Pertukaran Mahasiswa

2
×

FBS UNP -UPI Bandung Lakukan Pertukaran Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

IWOSUMBAR.COM, Padang- Sebanyak 41 mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, FBS Universitas Negeri Padang resmi berkuliah di luar kampus yakni di Program Studi Perpustakaan dan Sain Informasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Sebaliknya sebanyak 45 mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sain Informasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung akan berkuliah di Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, FBS Universitas Negeri Padang.

Demikian disampaikan oleh Desriyeni, S.Sos., M.I.Kom., Koordinator Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, FBS Universitas Negeri Padang kepada wartawan pada Senin (22/2) di Kampus FBS UNP Air Tawar Padang.

Baca Juga  Walikota Metro Wahdi Pastikan Sekolah Siap Belajar Tatap Muka

“Kegiatan pertukaran dosen dan mahasiswa secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung dan dihadiri oleh Dekan FBS Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. serta Wakil Dekan 1, dosen dan mahasiswa,” kata Desriyeni, S.Sos., M.I.Kom

Pada kesempatan itu, Desriyeni, S.Sos., M.I.Kom., menjelaskan bahwa mahasiswa dari FIP Universitas Pendidikan Indonesia
akan mengikuti Mata Kuliah Literatur Anak dan Remaja di FBS Universitas Negeri Padang dengan dosen pembina Dr. Yona Primadesi, M.Hum.

Baca Juga  IE Berkah & IE Peduli Menyebar Senyum, Menyalakan Harapan

Selain itu, kata Desriyeni, S.Sos., M.I.Kom., dosen FBS Universitas Negeri Padang juga ikut pertukaran mengajar yakni ikut berkolaborasi membina Mata Kuliah dengan dosen FIP Universitas Pendidikan Indonesia yakni Gustina Erlianti, S.Hum., M.IP.

“Pertukaran dosen dan mahasiswa antarprogram studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi ini dilakukan dalam rangka mendukung pencapaian indikator kinerja utama Universitas Negeri Padang dan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” kata Desriyeni, S.Sos., M.I.Kom. (**)