IWOSUMBAR.COM, PADANG -Malam ini, Jika tidak ada kendala Gubernur Sumatra Barat dijadwalkan akan menutup iven pameran tahunan Batigo Fest 2022.
“Jika tak ada kendala, Batigo Fest 2022 rencananya akan ditutup oleh Gubernur Sumatra Barat atau yang mewakili,” tutur Ketua Forum Sumbar Kreatif, sekaligus penggagas Batigo Fest Yulviadi pada media Minggu (30/10/2022).
Peristiwa budaya dan ekonomi kreatif yang digelar sejak 25 Oktober 2022 di Jln KH Ahmad Dahlan No 19 Alai Parak Kopi, seberang Masjid Raya Sumbar, pada malam penutupan ini akan menampilkan pergelaran seni.
Pergelaran Seni diisi Darak Badarak dari Padang Pariaman, Newstage dan Pianis, Syaqila Azizah Hanif dari Kota Padang.
Selain pergelaran seni dan pertunjukan seni dari kota-kabupaten itu, juga pengumuman penampil terbaik peserta selama Batigo Fest 2022 yang sekaligus penyerahan hadiah apresiasi, untuk Voice Over Talent. Serta penyerahan Sertifikat untuk Pameran, Bazar, Klinik, Pergelaran dan Bincang Kreatif.
Seperti diketahui Batigo Fest tahun ini mengangkat tema #PucuakRabuang yang dikesankan lambang kehidupan yang bermanfaat, bahwa sebuah proses lahir dari bawah dengan pucuk yang tumbuh tinggi tajam ke atas munculnya harapan baru untuk tumbuh bersama.
Selain itu, Batigo Fest juga melakukan kerja kolaborasi terutama pengurus pusat, Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), Jejaring Cretive Hub Yogya Ruang 412, Komunitas Kreatif Sumbar dan media di Sumatera Barat.
“Batigo Fest merupakan salah satu upaya memperkenalkan lebih jauh kepada publik potensi ekonomi dari Produk UMKM serta memperkenalkan artis lokal secara kekaryaan, mereka kaya akan karyanya sendiri dan penuh talenta ” sebut Kapten Moed, salah seorang kurator.
Selain itu, berangkat dari spirit dan harapan baru untuk tumbuh bersama, juga digelar pameran seni rupa dengan tema “Pucuak Rabuang”.
Batigo Fest 2022, ada 8 kurator yang mengkurasi konten-konten dan mengimplementasikan ide dan gagasannya, yaitu Mahatma Muhammad (kurator pagelaran seni), Sarah Azmi (pendamping kurator pagelaran seni),
Kapten moed (kurator pameran seni), Marwin (kurator film), Rijal Tanmenan (kurator bincang kreatif), Vivy Mulya dan Yuvialdj (kurator bazar)
Yusuf Fadly Aser (pendamping kurator pameran & konsultan galeri). (**)





