Nasional

Hari ke 4 Batigo Fest Hadirkan Pemutaran Film & Diskusi

2
×

Hari ke 4 Batigo Fest Hadirkan Pemutaran Film & Diskusi

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang -Memasuki hari ke empat (28/10) Batigo Fest 2022 tengah berlangsung, ditengah cuaca yang tak menentu, Panitia Batigo Fest 2022 tetap dengan spirit dan semangat yang berapi, dapatkan apresiasi pengunjung dari lintas generasi yang menyaksikan berbagai Festival yang dikemas menjadi satu sebagaimana tema yang diusung tahun ini, “Pucak Rabuang”

Pucuak Rabuang adalah sebuah proses yang lahir dari bawah, tumbuh tinggi, tajam ke atas dan melengkung kebawah menjadi sebatang bambu. Memaknai munculnya harapan baru untuk tumbuh bersama dan tidak mudah tumbang. Sebagai spirit yang ditularkan.

Dalam festival ini, banyak kegiatan yang digelar untuk menumbuhkembangkan kreatifitas anak muda Sumatera Barat dari bidang-bidang yang masuk dalam 11 Subsektor, Pergelaran Seni, Pameran Seni, Bazar Produk Kreatif, Klinik Brand Lokal Menuju Global, Bincang Kreatif, Lomba Iklan, Lomba Voice Over, Pemutaran dan disksusi Film, Bedah Buku, Foto Batigo Jo Tangkelek. Selain itu juga bertujuan mewadahi, menampilkan, mempromosikan dan menawarkan hasil karya para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Sumatera Barat secara umum, dan kota Padang khususnya.

Diskusi dan Pemutaran Film pada Batigo Fest 2022 juga jadi perhatian menarik ditengah semaraknya kreatifitas pegiat Film di Sumatera Barat, yang sudah berjalan selama tiga hari ini.

Dan di hari ke empat (28/10), akan ada pemutaran film berjudul Anak Bawah Kolong yang di Produksi oleh Rotan Artwork dan disutradarai langsung pimpinan Darak Badarak, Ribut Anton. Pimpinan Darak Badarak Ribut Anton Sujarwo mengenang kisah ia mendirikan sanggar bermula di bawah kolong Rumah Tabuik Subarang selama tiga tahun.

Baca Juga  HbH UNP Meriah di Hadiri Dirjen Dikti Ristek

Film ini akan menayangkan bagaimana mereka berlatih, membina dan menyadarkan anak-anak nakal. Mulai dari anak yang suka berkelahi hingga anak penghisap lem. Para anak-anak nakal tersebut dialihkan perhatiannya oleh ribut ke arah positif dengan belajar memainkan alat musik tradisional.

Film Anak Bawah Kolong berdurasi kurang lebih 30 menit, kisah perjuangan Komunitas Darak Badarak sejak mula berdiri Tahun 2010 hingga sekarang. Adapun Kurator Pemutaran dan Diskusi Film pada Batigo Fest 2022 dengan kurator Marwin dari komisi film daerah dan Sumbar kretaif forum

Menurut marwin, Kurator Pemutaran dan Bedah Film “Ketika raung-ruang diskusi dan apreasiasi terbangun, maka saya percaya akan terus berlangsung lebih keren lagi sinergi baik Pelaki dan secara kekaryaan pada perfilman lokal, khusunya Sumatera Barat.

Jika ruang untuk pegiat Film itu terus muncul dan kita rawat untuk jadi suatu berkelanjutan, kawan-kawan juga punya tempat untuk menampilkan karyanya tadi, selain itu, kita disini mendatangkan juga narasumber yang kompeten untuk memperkaya diskusi, kemudian film-film yang ditampilkan ini berkenaan dengan budaya.

Baca Juga  Buku 'Narasi Mematikan' Menguak Pendanaan Aksi-Aksi Terorisme

” Ada dari empat film yang lolos kurasi, terdapat dua film cerita dan 2 film documenter. Sudah saatnya kita memberikan ruang dan apresiasi karya” Ujar Marwin dari Komisi Film Daerah dan Sumbar Kratif Forum.

Adapun Film yang telah diputar selama Batigo Fest yaitu “Alang alang baradaik – maukua langik batipuah” karya dari Arif “ICAP” Permana di produksi oleh RRI Padang, tahun pembuatan 2022 dengan dilanjutkan disikusi yang mangahadirkan narasumber, Eka Putra (Bupati Kabupaten Tanah Datar), RRI Padang dan Moderator Mardhyah Ilmarta. Kemudian pemuataran “Anak Kesayangan Abak” Karya dari Novirman Ade di Produksi oleh Minang Comunity Videography tahun pembuatan 2016 dan dilanjutkan diskusi dengan mengundang Narasumber, DR. Emeraldi Chatra M.Ikom serta Moderator, Mardhyah Ilmarta.
Malam nanti.

Batigo Fest juga kembali menyuguhi penampilan dari Ridholah Turahman, musisi Padang bergenre Musik Indie yang telah memproduksi karyanya sendiri, salah satunya “Diaramakna dan Kamar Plastik”, juga bisa dinikmati di beberapa kanal Youtube, Spotify dll. Kedua, ada Norbit Cluster Death Metal dari Padang, yang juga sudah merilis album perdana bertajuk “Haunted Blur”, dan Paureh band asal Kabupaten Padang Pariaman dengan laginya “Raw” yang akan mengoyak panggung Batigo Fest 2022. (**)